Para pemulung yang biasanya tersebar berkeliling untuk mengumpulkan sampah kemasan minuman dan kardus, Kamis (1/5/2008) berkumpul di sekitar Gedung Sate.
Mereka yang jumlahnya puluhan, tua dan muda, saling bersaing mengumpulkan sampah dengan menggunakan karung juga plastik.
Yusuf (79) pria asal Surabaya, mengaku mendapat untung lebih setiap ada aksi demo. "Kita pintar-pintar cari rejeki masing-masinglah. Kalau aksi seperti ini, kadang ada ratusan pemulung yang hadir," ujarnya.
Untuk demo saat ini, Yusuf sudah mengumpulkan kemasan air mineral diperkirakannya mencapai lima kilogram.
"Kalau hari biasa hanya dua kilogram. Per kilonya berjumlah 246 buah kemasan gelas. Nanti dijual Rp 2500 per kilo," tuturnya.
Hal yang sama juga dirasakan Arif (19) yang sengaja datang dari Banjaran Kabupaten Bandung untuk ikut memulung di Gedung Sate. "Barusan sudah mendapat empat kilo," ujarnya. Tidak hanya mendapatkan uang, kegiatan para pemulung ini juga membantu petugas kebersihan untuk tetap menjaga lingkungan Gedung Sate bersih. (lom/lom)











































