Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5/2008), sejak pukul 10.00 WIB sekitar 2500 buruh yang tergabung dalam Gaspermindo (Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia) sudah memenuhi Lapangan Gasibu.
Mereka datang menggunakan 2 unit truk dan ratusan sepeda motor. Dari Gasibu, mereka kemudian berjalan menuju gerbang Gedung Sate dan menggelar orasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiap hari saya melihat berita tentang pemutihan buruh, dan buruh yang tidak tahu apa-apa mau-mau saja. Jadi di mana pengawasan pemerintah," ujarnya.
Menurut Bambang, dari 50 ribu anggota Gasperindo di Jabar, setengahnya masih berstatus pekerja kontrak. Angka tersebut terus bertambah dengan adanya pemutihan.
"Semoga kegiatan ini bisa didengarkan sebagai penyaluran aspirasi kami. Kami juga melakukan cara berdiskusi, tetapi masih dengan partai-[partai berkuasa. Sementara untuk pemerintah belum terlihat," tambahnya.
Selain Gasperindo, jumlah demonstran di Gedung Sate dipastikan akan bertambah banyak. Salah satu organisasi buruh yang sedang bergerak menuju Gedung Sate ialah dari KASBI yang lebih dulu berkumpul di Dipati Ukur. (lom/lom)











































