Dalam aksi demo Rabu pagi (30/4/2008) pukul 08.30 WIB, pedagang pasar mengancam akan datangi DPRD Kota Bandung jika pihak pengelola tidak memberi respon. Namun ternyata pihak pengelola pasar, PT APP memberi respon dan mengundang untuk berdialog.
Sekitar 4 orang perwakilan dari Apresiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesi (APPSI) bersama beberapa penghuni pasar dan warga diterima oleh Center Manager PT APP, Sunardi Rustandi. Setelah sekitar satu jam melakukan dialog, pada pukul 11.30 WIB pihak PT APP menyatakan aspirasi dari pedagang telah diterima dan akan dibicarakan dengan direksi.
"Aspirasinya sudah disampaikan melalui dialog, hasilnya akan dibicarakan denagn dewan direksi. kalau misalnya kami sanggup akan kami dilaksanakan, kalau tidak ya semampunya kami," tutur Sunardi ketika ditemui usai dialog di Ruang Rapat Basement Plasa Pasar Baru, Jalan Otista, Rabu (30/4/2008).
Oleh karena itu, lanjut Sunardi, pedagang pasar diminta tidak melibatkan pemkot dan menyelesaikan masalah ini secara internal saja.
Diungkapkan Sunardi, dialog serupa telah diadakan sebelumnya pada 22 Desember 2007. Dalam dialog sebelumnya, pedagang pasar menyebutkan beberapa tuntutan. Sebagian diantaranya telah dalam proses pelaksanaan. Misalnya, perluasan kanopi di lantai atas, penambahan mushola dan toilet di Basement 1 Selatan akan dilaksanakan.
Namun, ada juga yang tidak dapat dipenuhi, seperti pembangunan eskalator penghubung basement dan lantai 1. Pembangunan ini dinilai tidak dapat direalisasikan.
'Permintaan ini sudah ditindaklanjuti. Namun setelah dikaji dengan dinas terkait, ternyata tidak memungkinkan," tuturnya.
Pertemuan kedua ini diharapkan menjadi dialog yang terakhir. Diungkapkan Kepala Unit Pasar Baru, Agus Gani melalui pertemuan ini kepentingan kedua pihak dapat terpenuhi.
(twi/ern)











































