Ayat-Ayat Cinta Sabet 5 Piala Terpuji Festival Film Bandung

- detikNews
Rabu, 30 Apr 2008 11:42 WIB
Bandung - Seperti diperkirakan sebelumnya, film Ayat-ayat Cinta mendominasi peraihan penghargaan dalam Festival Film Bandung yang (FFB) digelar di Hotel Horison, Jl Pelajar Pejuang, Selasa Malam, (30/4/2008). Dari 11 kategori, Ayat-ayat Cinta berhasil meraih lima penghargaan yaitu Film Terpuji, Sutradara Terpuji, Hanung Barmantyo, Pemeran Utama Pria Terpuji, Fedi Nuril, Penata Musik Terpuji, Tya Subiakto, Penata Artistik Terpuji, Allan Sabastian.

Dalam FFB yang ke-21 ini, Ayat-ayat Cinta harus bersaing dengan belasan film lainnya, diantaranya 'Maaf Saya Menghamili Istri Anda', Get Married yang juga disutradarai Hanung Barmantyo, The Photograph, Perempuan Punya Cerita, Mengejar Mas Mas dan Love Is Cinta.

Untuk Pemeran Wanita Terpuji diraih oleh Nirina Jubir dalam film Get Married, dan Shanty dalam The photograph. Untuk anugerah Pemeran Pria Terpuji juga diraih oleh Dwi Sasono dalam Mengejar Mas-mas. Pemeran Pembantu Wanita Terpuji, Merriam Bellina dalam Get Married, dan Pemeran Pembantu Pria Terpuji Edi karsito dalam Maaf, Saya Menghamili Istri Anda.

Kategori Penulis skenario Terpuji diraih Key Mangunsong dalam Kamulah Satu-satunya, Penata Kamera Terpuji, Yadi Sugandi dalam The Photograph. Editing Terpuji, Cesa David Lukmansyah dalam Get Married. Serta penghargaan Live Time Achievement yang diberikan kepada aktor senior, Kusno Soedjarwadi.

Selain penghargaan untuk film, FFB juga memberikan penghargaan bagi sineas-sineas Sinetron. Diantaranya Kirana Larasati sebagai pemeran utama Terpuji dalam Azizah, serta Anjasmara yang peroleh Pemeran Utama Pria Terpuji dalam sinetron Cinta Indah. Sinetron Para Pencari Tuhan pun dianugerahi sebagai Sinetron Terpuji dan Sutradara Terpuji.

Untuk pertama kalinya, FFB ke-21 ini dihadiri oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik. Wakil Gubernur terpilih, Dede Yusuf yang memang berawal dari dunia peran turut menghadiri acara ini. Tampak juga para selebritis, seperti Nirina Jubir dan Hanung Barmantyo.
(ema/twi)