Menurut Kepala Sekolah TK Al Ikhlas, Mimi Sunyoto, pada tanggal 17 April atau tiga hari setelah dirinya menghadap ke Dinas Personel Lanud Husein, pihak sekolah mengumpulkan para orangtua murid.
"Yang hadir sekitar 120 ortu dari yang harusnya 131 orangtua. Nah saat itu saya sampaikan mengenai permintaan dari pihak Lanud," ujarnya saat ditemui detikbandung di Madrasah Muhajirin, Jalan Megamekar, Rabu (30/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu mereka juga mengeluhkan mengenai program pendidikan yang berbeda. Kami kan kurikulumnya lebih banyak ke agama, pembentukan ahlak. Pendidikan umumnya juga ada, tapi lebih sedikit dibandingkan agama," tuturnya.
Hal itu diakui oleh orangtua murid. Intan (36), salah satu orangtua murid yang juga ketua Perhimpunan ortu dan guru TK Al Ikhlas. "Ortu murid tidak tertarik untuk pindah ke TK lainnya seperti TK Angkasa. rata-rata ortu murid engga mau untuk pindah ke tempat lainnya," ujar Intan.
Pendapat yang sama diaminin oleh orangtua murid lainnya yang suaminya merupakan anggota TNI AU. Seperti Ny F (40) dan Ny A (40). Keduanya mengaku menolak untuk pindah ke sekolah lainnya. "Lagipula anaknya juga engga mau. Ya sudah, terusin saja disini. Engga apa-apa lokasinya untuk sementara kaya begini," ujar Ny F.
(ern/ern)











































