Sekitar 50 orang melakukan aksi demo di Plaza Pasar Baru, Jalan Otista, Rabu pagi (30/4/2008) pukul 08.30 WIB. Demonstran berorasi mengutarakan tuntutan mereka, yaitu meminta perubahan dalam pengelolaan pasar. Di Pasar Baru, saat ini pengelola yang berwenang adalam PT Atanaksa Persada Permai (PT APP).
Ketua APPSI Komisariat Pasar Baru Bandung, Tubagus Zakaria mengungkapkan PT APP dinilai tidak kompeten dalam pengelolaan pasar. Dirinya memberikan contoh, sebelumnya PT APP menjanjikan 25 persen aset untuk pedagang pasar namun tidak dipenuhi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan Juni ini, lanjut Tubagus, kontrak kerja PT APP dengan pemerintah kota akan habis. Mereka mendesak pemerintah kota untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan PT APP. Terakhir, mereka juga menuntut agar PD Pasar Bermartabat yang turun langsung mengelola Pasar Baru.
"Kalau tidak sanggup, sebaiknya mencari yang pengelola yang lebih kooperatif dengan pedagang," tegasnya
Selama ini APP dinilai tidak kompeten karena pedagang tidak dijadikan mitra usaha. Menurut Tubagus, pedagang pasar lebih dianggap sebagai objek oleh pengelola. Aksi demo ini diharapkannya dapat didengar oleh pemerintah kota. Dirinya juga menuturkan telah mengundang pihak dewan dan walikota untuk mendengarkan aspirasi mereka.
"Jika di sini tidak ditanggapi, mungkin kami akan mendatangi langsung ke dewan," ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, demonstrasi masih berlangsung. Teriakan orasi menggema di depan Pasar Baru, sebagian diantaranya duduk sambil membawa poster dan bendera APPSI. Meski ramai oleh demonstran dan pengunjung pasar yang menonton, jalanan masih tetap lancar terkendali. Tampak tiga truk personel kepolisian diturunkan untuk menjaga jalannya aksi demo ini.
(twi/ern)










































