Ditutup Danlanud Husein, Ratusan Murid TK Kehilangan Sekolah

Ditutup Danlanud Husein, Ratusan Murid TK Kehilangan Sekolah

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 29 Apr 2008 14:10 WIB
Bandung - Ratusan murid TK Islam Al Ikhlas, Jalan Dakota, yang berada di Komplek Lanud Husein Sastranegara terusir karena sekolah yang telah berdiri selama 14 tahun ini diminta dikosongkan oleh pimpinan Lanud Husein. Hal itu disebabkan tanah sekolah milik TNI AU.

Spanduk berukuran 1 meter x 80 centimeter berwarna putih dengan tulisan hijau terpasang di pagar sekolah. "Atas perintah Danlanud Husein S, TK Islam Al Ikhlas mulai 23-4-2008 ditutup." Spanduk dipasang oleh pengelola TK.

TK yang dibangun tepat di samping Masjid Al Ikhlas ini berdiri di bawah Yayasan Pembina Masjid dan Madrasah Lanud Husein Sastranegara. Sekolah dibangun di tanah sekitar 500 meter persegi milik TNI AU di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Atas perintah Danlanud, kami telah kosongkan sekolah sejak tanggal 23 April. Mintanya sih tanggal 21, namun karena ada peringatan hari Kartini pada tanggal 21 April, maka kami diberikan waktu," ujar Kepala Sekolah TK Islam Al Ikhlas Mimi Sunyoto, kepada detikbandung saat ditemui di TK Al Iklhas, Selasa (29/4/2008).

Mimi bersama beberapa orang guru sedang membereskan barang-barang yang akan diangkut. Menurutnya kegiatan belajar mengajar terhenti, sejak tanggal 28 April.

"Pada tanggal 24 dan 25 masih ada kegiatan, tapi kegiatannya di luar. Kebetulan ada kegiatan ekstrakurikuler, sehingga tidak membutuhkan ruangan," tuturnya.

Mimi mengaku menyayangkan sikap Danlanud yang tidak memberikan kesempatan pihak sekolah untuk menyelesaikan ajaran tahun ini yang akan berakhir dua bulan mendatang. "Kami patuh saja kalau tanah mau diambil, tapi kami minta diberikan kesempatan untuk menempati sekolah hingga akhir tahun ajaran," tuturnya.

Jumlah siswa yang sekolah di TK yang dipimpinnya adalah 131 murid yang terdiri dari anak TNI AU yang aktif 34 murid, cucu TNI AU 16 orang, dan sisanya warga sekitar. Kegiatan belajar mengajar TK dilakukan pagi dan sore dipakai Taman Pendidikan Alquran (TPA) untuk umum.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads