Pelaku Perampokan Asrama Dokter Bawa Senpi dan Berbadan Tegap

Pelaku Perampokan Asrama Dokter Bawa Senpi dan Berbadan Tegap

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 28 Apr 2008 15:01 WIB
Bandung - Pelaku perampokan Senin pagi (28/4/2008) di asrama dokter RS Santosa Internasional Bandung, Jalan Setrasari 27, membawa senpi dan celurit. Pelaku berjumlah enam orang itu berbadan tegap.

Menurut penuturan Muhidin (25), salah satu pembantu asrama, saat kawanan perampok itu menyatroni rumah, dirinya sedang memasak gulai di dapur. Dia melihat Tomy (45), satpam asrama diseret. Kemudian tiba-tiba ada satu pelaku yang menodongnya dengan celurit dan mengancamnya. "Tengkurap, diam!," ujarnya menirukan perampok tersebut.

Kemudian Muhidin mengaku kakinya diikat dasi dan tangannya di ikat tali kain. Hal yang sama pun terjadi pada Tomy. Kemudian keduanya disekap di dapur di bawah todongan pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua orang bawa pistol, yang lainnya bawa celurit. Yang bawa pistol wajahnya ditutupi kain, cuma matanya aja yang terlihatr," ujar Muhidin. Menurutnya para pelaku sebanyak enam orang. Badannya terlihat tegap dan tinggi besar.

Sementara itu kawan Tomy, Amrial (43) yang baru beli rokok di warung pun ikut disekap. "Saya baru dari warung terus lihat orang asing berdiri di halaman. Saya tanya ada apa, dia bilang ada masalah utang piutang. Lalu dia bawa saya ke dalam dan ikat saya juga dengan tali," tutur Amrial.

Para kawanan perampok berhasil menggasak barang-barang di kamar penghuni asrama. Di kamar dokter Evo, perampok mengambil brangkas, kamera dan cincin. Di ruang dokter kiki, perhiasan emas dan arloji, sementara di kamar dokter Syarif, pelaku ambil arloji dan dua buah HP.

Namun aksi perampokan berhasil dihentikan, setelah Ragil (25), pembantu asrama yang sedang menjemur pakaian di lantai dua melompat ke tembok belakang rumah dengan ketinggian 6 meter, setelah melihat kawan-kawannya disekap. Kemudian Ragil meminta tolong para tetangga.

Tidak lama, warga berdatangan ke rumah. Pelaku yang berada dalam mobil yang melihat kedatangan massa langsung memberi kode dengan klakson. Mendapat kode tersebut, lima pelaku lainnya langsung kembali ke mobil dan berhasil melarikan diri.

Para saksi dimintai keterangan di Polsek Sukasari. Hingga kini polisi masih mengejar komplotan perampok yang menggunakan kendaraan Taruna dengan Nopol D 1673 BE.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads