Guru Keterampilan dan Pendidikan Lingkungan Hidup tersebut mengaku dirinya khilaf atas perbuatannya. Dirinya mengaku belum pernah menegur siswa dengan memukul. "Biasanya saya hanya memberi peringatan saya bagi siswa-siswa yang tidak melanggar peraturan," tutur AS ketika dihubungi detikbandung, Sabtu (26/4/2008).
Pada saat kejadian, ungkap AS, dirinya memukul secara spontan. Namun apa daya, nasi telah menjadi bubur, insiden tersebut telah dilaporkan pihak keluarga Yana kepada yang berwajib. AS yang telah mengabdi di SMP 41 selama 12 tahun, menuturkan bahwa dirinya sangat menyesal dengan kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini dirinya hanya bisa berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan jalan kekeluargaan. Seperti diberitakan sebelumnya, setelah mengetahui aksi pemukulan yang dilakukan AS pada Senin (21/4/2008), keesokan harinya ayah Yana, Encep Muslim langsung melaporkan AS kepada pihak kepolisian.
(twi/twi)










































