"Memang benar ada satu narapidana yang kabur siang tadi. Tepatnya pukul 12.00 WIB saat petugas dan penghuni Lapas Sukamiskin lainnya sedang melakukan sholat Jumat. Baru diketahui oleh petugas setelah sholat Jumat saat diadakan pemeriksaan. Dia merupakan napi binaan yang ditempatkan di kantin," kata Kepala Lapas Sukamiskin Bandung, Rachmat Prio, saat dihubungi detikbandung.
Diduga Asep bersembunyi di kantin saat yang lain sedang siap-siap sholat Jumat. "Diduga dia memilih bersembunyi di antara meja-meja kantin sehingga tidak diketahui oleh petugas maupun oleh narapidana lainnya. Dan petugas mengira Asep sudah pergi ke Mesjid untuk sholat Jumat," kata Rachmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaburnya Asep secara otomasti menghapus kesempatannya mendapatkan remisi tahunan yang bakal dia terima. "Sesuai ketentuan, Asep akan segera diajukan untuk bebas bersyarat sehingga kami tidak menyangka kalau Asep malah kabur. Dan tentu saja dengan kejadian ini kerugian buat dia sendiri," lanjut Rachmat.
Sampai Jumat malam ini, sebanyak empat belas petugas masih tetap melakukan pengejaran secara intensif. "Kita sudah turunkan empat belas petugas dan dibantu oleh pihak kepolisian dari Polresta Bandung Timur dan Polsekta Arcamanik. Saya yakin dia akan segera tertangkap. Karena berdasarkan track record nya dia belum terlalu berpengalaman dan dia bukan residivis," pungkas Rachmat. (afz/lom)











































