Pengamat: Birokrasi Korup, Hambatan Terbesar Hade

Pengamat: Birokrasi Korup, Hambatan Terbesar Hade

- detikNews
Jumat, 25 Apr 2008 17:06 WIB
Bandung - Pengalaman pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf di kursi dewan memungkinkan kedua pasangan tersebut mampu menghadapi partai oposisi yang muncul di tubuh dewan. Namun minimnya pengalaman Hade di lingkungan eksekutif akan menjadi hambatan Hade dalam menjalankan roda pemerintahan di Jawa Barat.

Seperti dituturkan pengamat pemerintahan dari Unpad I Gede Pantja yang menyatakan persoalan bagi pasangan Hade adalah mereka tidak memiliki pengalaman duduk di eksekutif. "Tahu sendirilah birokrasi Jabar seperti apa, sangat tidak sehat," tutur Pantja saat dihubungi detikbandung, Jumat (25/4/2008).

Menurut Pantja situasi eksekutif Jabar yang tidak sehat atau korup jika dipimpin oleh orang yang tidak memiliki pengalaman di eksekutif akan sulit membenahi. "Jika tidak punya pengalaman di eksekutif, kasarnya nanti bisa dikadalin. Gangguan internal memang mudah," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantja memaparkan, birokrasi tidak sehat di Jabar begitu menggurita. "Membenahi itu memerlukan pengalaman dan kemauan. Jika kemauan ada tapi pengalaman tidak ada akan sulit untuk mengubah," ujarnya.

Ketika ditanya mampukan Hade merealisasikan komitmen moral yang dilontarkannya, Pantja menyatakan tidak sesederhana itu. Sebab persoalan di Jawa Barat begitu kompleks. "Persoalan di Jawa Barat itu kompleks. Dengan kontrak politik kesannya sederhana. Walaupun dalam pemerintahan dibantu oleh staf ahli, decision maker tetap pada gubernur. Staf ahli hanya memberikan pandangan saja," tandasnya. (ema/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads