Demikian disampaikan Pengamat Pemerintahan Unpad I Gede Pantja Astawa "Kalau dilihat dari kultur politik Indonesia ada cenderungan partai oposisi itu asal beda. Apapun yang dilakukan eksekutif dikritisi, yang penting asal beda," ujaanya saat dihubungi detikbandung, Jumat (25/4/2008).
Oposisi harusnya loyal menilai kebijakan secara objektif. "Kebijakan yang bagus ya didukung, kalau mengambil kebijakan yang tidak bersentuhan dengan kepentingan publik tidak didukung," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu juga sebaliknya, ungkap Pantja, PKS dan PAN akan mendukung pasangan Hade secara membabi bita. Fenomena itu terlihat ditingkat nasional. Kebijakan SBY-Kalla dibela dengan membabi buta oleh anggota Golkar dan Demokrat di DPR.
Jika ingin memunculkan oposisi loyal, pantja mencontohkan atmosfer politik di Amerika Serikat. Ketika George W Bush yang dari Partai Republik memimpin, wakil rakyat dari Partai Republik di kongres ikut mengkritik kebijakan Bush. Begitupun sebaliknya. Partai Demokrat yang tidak berkuasa akan melihat kebijakan secara objektif.
(ema/ern)










































