Demikian disampaikan Pengamat pemerintahan, I Gede Pantja Astawa. "Positifnya dengan adanya pengawasan dari dewan justru akan lebih efektif bagi pemerintahan Hade ketimbang steril dari kontrol," tutur Pantja saat dihubungi detikbandung, Jumat (25/4/2008).
Alasan pertama munculnya partai oposisi menurut Pantja karena pendukung Hade berasal dari partai kecil yang memiliki kursi kecil di dewan dibandingkan pasangan lainnya. Tentu saja, ungkap Pantja, secara politis dan hitung-hitungan matematis partai besar akan melakukan kontrol terhadap pasangan Hade.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi adanya partai yang kalah dalam Pilkada tidak turut menjadi partai oposisi, Pantja menyatakan hal itu tergantung kebijakan partai. "Tergantung kebijakan partai dalam memanage perbedaan dan situasi internal. Biasanya partai besar dan modern cukup solid. Jika partai menyatakan A maka kaderpun menyatakan A, tergantung dari disiplin oragnisasinya. Ada juga partai dengan disiplin organisasi yang longgar, jika kebijakan partai a ada kadernya yang b," ujarnya.
(ema/ern)










































