Pengamat: Pilwalkot Bandung Bisa Sama Seperti Pilkada Jabar

Pengamat: Pilwalkot Bandung Bisa Sama Seperti Pilkada Jabar

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2008 12:12 WIB
Bandung - Pengamat Politik Universitas Padjadjaran Dede Mariana memprediksi kemungkinan adanya atmosfer politik yang sama antara Pilkada Jabar dan Pilwalkot Bandung Agustus mendatang. Mayoritas masyarakat Jawa Barat memilih pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf yang notabene lebih muda dari dua pasangan lainnya sebagai gubernur dan wakil gubernur.

"Memahami politik ibarat cuaca, bisa diramal tapi tidak bisa dipastikan. Sangat mungkin terjadi masyarakat akan memilih calon yang usianya relatif muda," tutur Dede saat dihubungi detikbandung, Kamis (24/4/2008).

Dede menyatakan calon independen Indra Prawira dan Tubagus Fiki yang usianya relatif muda merupakan komposisi pasangan yang cukup bagus untuk Pilwalkot mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masyarakat memiliki semangat anti autokrasi yaitu anti kepemimpinan tua yang konservatif, tidak ada terobosan-terobosan. "Masyarakat tidak ingin pemimpin orang tua berumur yang lamban, walaupun bisa saja kepemimpinan lamban dilakukan orang muda," ujarnya.

Dede memaparkan, kepemimpinan politik harus visoner, jauh ke depan, dinamis dan mengusung perubahan. Dengan kepemimpinan seperti itu birokrasi bisa terus bergairah meskipun birokrasi diatur prosedur dan hirarkis. "Kepemimpinan politik yang bergairah akan memecah kebuntuan," tuturnya.
 
Dede mencontohkan kemenangan Hade yang menurutnya pemilih dari kalangan ibu-ibu cukup signifikan. "Mereka melihat Hade sebagai sosok anak muda yang semangat, smart, ganteng, mungkin ada ketertarikan untuk memilih," ujarnya. Mungkin pemilih melihat pasangan muda lebih bagus daripada yang usianya lebih tua. Namun Dede menegaskan faktor usia hanya salah satu faktor yang menentukan pemilih dalam memilih calon. (ema/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini