Sidang Pleno Memanas, Saksi Aman Lontarkan Banyak Protes

Pilkada Jabar

Sidang Pleno Memanas, Saksi Aman Lontarkan Banyak Protes

- detikNews
Selasa, 22 Apr 2008 11:29 WIB
Bandung - Sidang pleno rekapitulasi perolehan suara Pilkada Jabar 2008 berlangsung panas. Saksi pasangan Agum Gumelar-Nu'man Abdul Hakim seringkali melontarkan keberatan atas jalannya penghitungan suara.

Sidang yang dimulai pukul 10.15 WIB di Aula KPU Jabar, Jalan Garut, Selasa (22/4/2008), selain dihadiri oleh ketua KPU tingkat kabupaten dan kota se-Jabar juga dihadiri oleh tim kampanye dan saksi dari tiga pasangan calon.

Hingga pukul 11.05 WIB, penghitungan rekapitulasi suara sudah sembilan kabupaten dan kota yaitu Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, dan Kuningan, dan Kabupaten Cirebon.

Pada saat penghitungan rekapitulasi Kabupaten Sukabumi, saksi dari pasangan Aman, Rahadi Zakaria memprotes amplop yang dalam keadaan terbuka. "Kami keberatan jika penghitungan terus dilanjutkan, karena amplop dalam keadaan terbuka. Jika tetap mau dipaksakan, kami tidak akan bertanggungjawab atas hasil di kabupaten ini," protesnya.

Namun saksi pasangan nomor satu, meminta penghitungan Kabupaten Bandung tetap diteruskan. Dia menganggap terbukanya amplop tersebut hanya karena human error. Akhirnya penghitungan tetap dilanjutkan. Pasangan yang memperoleh suara terbanyak di Kabupaten Sukabumi adalah pasangan nomor tiga yaitu Hade.

Protes pun dilontarkan kembali oleh saksi dari pasangan Aman, saat KPU Cianjur membacakan perolehan suara secara terinci bukan total hasil perolehan suara. KPU Cianjur tidak menjelaskan secara rinci mengenai apakah ada atau tidaknya keberatan dari para saksi di tingkat kabupaten. Akhirnya pembacaan rekapitulasi diulang dari awal.

Hingga pukul 11.25 WIB, sidang pleno masih berjalan. Dijadwalkan sidang akan berakhir pada pukul 13.00 WIB.


(ern/ern)


Berita Terkait