Sekitar empat personel polisi dari Polsek Coblong memang masih terlihat berjaga di pintu masuk pelataran parkir. Namun keberadaan polisi lebih merupakan prosedur. "Kita diminta berjaga 49 jam setelah teror," ujar seorang petugas yang tak mau disebut namanya.
Beberapa kendaraan roda empat yag akan masuk diperiksa seperti mobil box dan taksi. Namun ini tidak sampai mengganggu aktivitas di kompleks kampus.
"Sebenarnya tahu kemarin ada isu bom, tetapi malah percaya gak percaya," ujar mahasiswi Fakultas Hukum Novi Siti Nafisa (22).
Kegitaan kemahasiswaan tetap berlangsung seperti seminar. Bahkan ada acara pernikahan juga yang digelar di Graha Sanusi. (lom/lom)











































