"Sejak kemarin siang tersangka berada ke RS Sartika Asih Bandung. Kalau di dalam sel, nantinya dia tambah stress," ujar Kapolres Bandung AKBP Ahmad Dofiri kepada detikbandung, Kamis (17/4/2008).
Menurut Dofiri, melihat kondisi Didin mengidap kelainan jiwa, maka mesti dirawatinapkan. Didin yang semasa mudanya pernah membentuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama Bina Cinta Bangsa, menunjukkan perilaku aneh setelah mengalami tabrakan tahun 2000. Ia pun menderita geger otak dan sempat di rawat di RSHS.
"Kalau tersangka tetap di berada di ruang tahanan, takutnya akan melukai dirinya sendiri. Maka itu, kita bantarkan ke rumah sakit biar mendapar perawatan," ujar Dofiri.
Senin (14/4/2008) lalu, Didin melakukan aksi nekat melempar empat botol bensin disusul karung terigu yang dibakar ke DPD PKS Kabupaten. Didin berhasil ditangkap warga karena saat akan melarikan diri karena vespanya mogok. (bbp/lom)











































