Uu Rukmana menyatakan dirinya telah melapor kepada DPP Partai Golkar di Jakarta terkait posisi Dai sekarang. Menurutnya, Partai Golkar Jabar telah melakukan usaha maksimal.
"Saya sudah sampaikan bahwa DPW sudah habis-habisan. Tapi kalau memang ada teguran atau sejenisnya, saya siap menerima," jelas Rukmana ketika dihubungi detikbandung, Rabu (16/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tuntutan pengunduran itu kan tidak bisa dari satu orang saja. Kalau tuntutan mundur itu sesuai dengan ADRT partai, saya siap," tuturnya.
Rukmana menambahkan dirinya tidak terlalu ambisius untuk terus memimpin. "Lagipula, hingga sekarang belum ada satupun suara di kalangan Partai Golkar Jabar yang meminta pengunduran dirinya," katanya.
Sebenarnya, ungkap Rukmana, pilgub Jabar tidak bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan Golkar. Pilgub Jabar dinilai menitikberatkan figur calon, bukan peran partai. Dirinya menuturkan, pemilu 2009 nanti yang dapat dijadikan tolak ukur keberhasilan partai.
"Jika pada pemilihan 2009 nanti Golkar kalah, tanpa dimintapun saya akan mengundurkan diri," ucap Rukmana menutup pembicaraan. (twi/twi)











































