Foto Tanpa Peci, Pengdongkrak Suara Hade

Pilkada Jabar

Foto Tanpa Peci, Pengdongkrak Suara Hade

- detikNews
Senin, 14 Apr 2008 12:07 WIB
Foto Tanpa Peci, Pengdongkrak Suara Hade
Bandung - Ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar mempunyai gaya berfoto masing-masing. Ketika dua pasangan lain memasang foto menggunakan peci di surat suara, pasangan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf ternyata memilih tidak menggunakan peci. Heryawan mengaku fotonya itu salah satu faktor pendongkrak perolehan suara.

Heryawan mengemukakan timnya sempat membuat penelitian kecil-kecilan sebelum difoto untuk surat suara. Hasil penelitian tersebut menunjukkan hanya sekitar 10 persen masyarakat yang menyukai penggunaan peci.

"Lagipula pakai peci, keliatan lebih tua. Jadi mudanya engga kelihatan. Akhirnya kita memutuskan tidak perlu menggunakan peci untuk foto," tutur Heryawan ketika mengunjungi kantor detikbandung, Jalan Lombok 33, Senin (14/4/2008).

Dia mengaku keputusan ini sebelumnya banyak yang menentang karena dianggap tidak mencerminkan seorang yang soleh. Lagi-lagi, kata Heryawan, berdasarkan penelitian warga yang suka ke majelis taklim hanya 15 persen.

"Artinya ada 85 persen pemilih lainnya yang perlu kita garap. Makanya kita lebih memilih pakaian yang bisa diterima semua pihak," tuturnya.

Heryawan mengemukakan sekitar 15 persen pemilih mengubah pilihannya di menit-menit terakhir.

"Dalam 5 menit atau 5 detik baru menentukan pilihan. Nah foto pada surat suara menjadi yang salah satu faktor yang mempengaruhi," ungkapnya.

Menurut Heryawan, survei kecil-kecilan yang dilakukan oleh timnya menunjukkan bahwa foto memang cukup berpengaruh. Diungkapkannya hal ini karena foto lebih mudah diingat, apalagi bagi pemilih yang berusia lanjut.

"Misalnya, kami pernah uji ibu-ibu ketiga foto calon. Cenderung memilih wajah yang mudah diingat," ujarnya.

(twi/ern)


Berita Terkait