Ketua Tim advokasi dan Pengamanan pasangan Hade, Sadar Muslihat, menyatakan dari hasil penelusuran timnya, banyak pemilih yang belum terdaftar. Sebaliknya, tidak sedikit juga pemilih yang tidak memenuhi syarat seperti masih ada yang dibawah umur, meninggal, bahkan pemilih ganda.
"Ada selisih 700 ribu orang antara DPT yang telah ditetapkan KPU dengan penelurusan tim kami," ujar Sadar tanpa merinci angka 700 ribu tersebut. Hal ini diutarakan Sadar di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Jumat (11/4/2008).
Karenanya, lanjut Sadar, sebaiknya KPU memberikan keleluasaan bagi pemilih yang tidak terdaftar untuk memilih, dengan hanya menunjukkan KTP. "Kita khawatir, karena besok-besok akan terjadi masalah gara-gara hari ini. Jelas-jelas yang tidak terdaftar itu kader PAN dan PKS," tandasnya.
Selain itu, tambah Sadar, pihaknya juga meminta KPU mengecek ulang surat suara. Hal itu untuk meminimalisir kemungkinan manipulasi surat suara.
Lebih lanjut Sadar mengatakan pihaknya juga meminta KPU untuk lebih fleksibel mengenai surat mandat tim pengawas untuk tingkat kabupaten. Sebab, ada beberapa kabupaten dan kota yang menolak surat mandat dari tim kampanye provinsi.
"Seperti Cirebon dan Subang. Mereka beralasan surat mandat itu harus datang aari kabupaten dan kota. Jadi kami meminta kelonggaran pada KPU Jabar agar surat mandat bisa dari tingkat kabupaten dan kota atau KPU mengirimkan ke tingkat kabupaten dan kota agar mau dapat surat mandat dari tim kampanye provinsi," tuturnya.
(ern/ern)











































