Buntut Dewi Persik Dicekal, EO Minta Bertemu Walikota Bandung

Buntut Dewi Persik Dicekal, EO Minta Bertemu Walikota Bandung

- detikNews
Jumat, 11 Apr 2008 12:57 WIB
Bandung - Sebelum mengeluarkan pernyataan mencekal penyanyi yang dinilai berpenampilan seronok di Bandung, Walikota Bandung Dada Rosada seharusnya bertemu dahulu dengan event organizer yang ada di Bandung untuk mencari solusi, bukan asal melarang yang dipublikasikan di media massa.

Tokoh EO ternama yang juga Wakil Ketua Forum Even Bandung (FEB), Wawan Juanda, menyatakan pemerintah tidak bisa seenaknya mengeluarkan pernyataan pelarangan bagi EO di Bandung untuk menghadirkan penyanyi yang dinilai berpenampilan seronok serta bergoyang yang bisa menimbulkan sahwat.

"Kami ingin bertemu dengan walikota," kata Wawan. Sebenarnya, lanjut Wawan, FEB sudah melayangkan surat kepada pemerintah, kepolisian untuk mencari solusi bersama mengenai penyelenggaraan suatu acara di Bandung, menyusul peristiwa di AACC beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wawan menilai pemerintah semakin gamang. Pemerintah tidak bisa mengantisipasi perkembangan jaman.Β  Banyak fenomena baru yang harus diantisipasi, yang harus dibicarakan dan disesuaikan dengan situasi dan keadaan sekarang. Selain itu, masyarakat dan EO harus lebih bisa memahami pekerjaan sebagai profesi ataupun sebagai hobi. "Jangan sekedar bikin desain tapi tidak jelas arahnya mau kemana," ungkapnya.

Wawan menambahkan, di samping itu Bandung adalah kota jasa dan wisata jadi harus memiliki keterbukaan. "Bandung kan kota jasa dan wisata, jelas harus terbuka. Jangan yang ini boleh, yang ini tidak," tandasnya.

Sebelumnya Dada Rosada menyatakan akan menindak EO yang nekat mengundang Dewi Persik serta artis lainnya yang dinilai berpenampilan seronok serta mempunyai goyangan syur yang bisa menimbulkan sahwat. Hal itu diklaim Dada untuk mewujudkan Bandung sebagai kota agamis.

(ema/ern)


Berita Terkait