Asep Warlan yang merupakan panelis dalam debat, mengemukakan bahwa acara debat tersebut kurang maksimal. Menurutnya, acara tersebut hanya menjadi ajang perkenalan masing-masing calon. Tidak ada pemaparan visi misi yang jelas sebagai indikasi kualitas masing-masing calon.
"Jawaban masing-masing cenderung normatif dan tidak straight to the point. Padahal seharusnya dari acara seperti ini masyarakat bisa mengukur kualitas calon," tuturnya ketika ditemui seusai acara Debat Pilgub Jabar 2008 .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun waktu yang diberikan hanya dua menit, seharusnya calon sudah punya program yang jelas. Misalnya dengan menargetkan perbaikan pegawai atau anggaran," jelasnya.
Bahkan, lanjut Asep, jawaban calon juga ada beberapa yang menyimpang dari pertanyaan yang diajukan. Namun, menurut Asep sebelum acara debat dimulai memang sudah ada briefing yang menyatakan agar panelis tidak berharap banyak pada jawaban para calon.
"Yah, setidaknya masyarakat yang menonton sudah mengenal wajah para calon," ungkap Asep.
(twi/twi)










































