Dalam rilisnya yang diterima detikbandung, disebutkan pasar tradisional di Sukabumi yang menjadi tujuan mereka adalah pasar Cicurug dan pasar Cibadak. Saat di Pasar Cibadak, kedatangan pasangan Hade itu langsung disambut hangat para pedagang. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut, para pedagang mengeluhkan mahalnya harga sembako, ikan dan komoditi lainnya.
“Hasil pertanian kita kalah bersaing harga dengan hasil pertanian dari luar negeri. Ke depan kita harus memperbaiki pertanian kita agar mampu bersaing dengan para petani di luar negeri. Sukabumi adalah daerah yang subur, selama ini keberpihakan pemerintah daerah dalam pertanian belum maksimal”, katanya Ahmad Heryawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya ada dua hal yang menyebabkan kejayaan pasar ikan Cibaraja kini menjadi redup. Yakni air nya jelek, terutama bagi para penambak.“Selain ikan dari hasil laut, ikan yang dijual di pasar itu juga berasal dari tambak. Nah, karena airnya jelek, maka produksinya menjadi berkurang sangat jauh,” ucap Heryawan.
Heryawan berjanji jika dirinya terpilih menjadi gubernur, dalam waktu dekat akan membuat sumur bor. “Dan program panjangnya adalah melakukan penghijauan sehingga air tanah terserap dengan baik dan airnya menjadi bagus,” ujar pria yang asli kelahiran Sukabumi ini memberikan solusi.
Sebagi bentuk kepeduliannya terhadap para warga sedang sakit, Ahmad Heryawan menyempatkan diri menjenguk beberapa pasien di rumah sakit Sekarwangi. Dalam
kunjungan tersebut, Heryawan beserta rombongan melakukan doa bersama agar para pasien dapat diberikan kesembuhan.
Menutup rangkaian acara tersebut,pasangan Hade menaiki becak secara bersamaan. Kemudian mereka melakukan makan siang bersama seribu pengamen dan anak jalanan yang berada di sekitar alun-alun Masjid Agung Kota Sukabumi.
(ern/ern)










































