Demo ini menemani berjalannya sidang kelayakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) PlTSa yang digelar di Gedung PT Pos Indonesia sejak pukul 09.00 WIB. Sidang ini nantinya akan menentukan apakah PLTSa layak dibangun dari segi Amdal.
Massa terbagi menjadi dua. Pihak yang menyerukan penolakan terhadap PLTSa berdemo di Jalan Banda. Sekitar 40 orang yang menentang PLTSa melakukan aksi demo dengan membawa spanduk dan pamflet, tanpa banyak menyerukan suara-suara lantang.
Lain halnya dengan pihak yang pro PLTSa, sebanyak 100 orang menyerukan yel-yel yang mendukung pihak Pemerintah Kota Bandung di Jalan Ambon. Beberapa yel-yel yang mereka serukan yakni, "Hidup Pak Dada, pokoknya kita dukung Pak Dada!".
Masyarakat yang pro ini merupakan warga kawasan Gede Bage. Selain melakukan aksi yel-yel sambil berjoged, mereka juga membawa spanduk besar bertuliskan "PLTSa yes!"
Hingga saat ini, sidang di Gedung PT Pos Indonesia dan aksi demo masih berlangsung. Pihak keamanan yang turut mengamankan sekitar 30 polisi dan 20 Satpol PP. Jalan Ambon sendiri saat ini ditutup untuk mobil, namun masih terbuka untuk sepeda motor.
(twi/ern)











































