Tanpa ada angin ataupun hujan, tiba-tiba atap kelas ambruk dan menimpa 38 siswa kelas 2 yang tengah belajar Bahasa Indonesia. Tak ayal, 22 siswa luka-luka dan dilarikan ke RS Rajawali. Dua siswa bernama Rofi dan Asti terpaksa dirawat. Rofi mengalami patah tulang kering kaki kiri dan Asti gegar otak ringan.
Ambruknya ruangan kelas ini cukup mengherankan. Sebab, ruangan kelas tersebut baru dibangun 3 bulan lalu. Pihak kepolisian pun akan segera mengusut tuntas penyebab rubuhnya ruangan kelas ini. Kemungkinan besar kepala sekolah dan pemborong akan diperiksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































