Ketua Tim Advokasi dan Hukum Dai, Makki Yuliawan dalam jumpa pers di Media Center Dai, Jalan Taman Cibeunying, Rabu (26/3/2008) menyampaikan beberapa sanggahannya. Diantaranya, bantahan terhadap acara pembagian beras dan keterlibatan aparat pemerintah daerah dalam kampanye. Mengenai pembagian beras, Mikka mengemukakan bahwa timnya tidak pernah merencanakan program pembagian beras.
Tim Dai mendesak agar pihak kepolisian mengusut secara tuntas kasus tersebut. Sedangkan mengenai keterlibatan tiga orang bupati, Makki mengemukakan ketiganya tidak bertindak sebagai aparat pemerintah, melainkan sebagai kader partai pengusung Dai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pelanggaran tim Aman yaitu melakukan sosialisasi Pilgub Jabar di beberapa media elektronik lokal yang diperankan oleh Kang Ibing. Sementara Kang Ibing sendiri merupakan ikon tim Aman. Setelah tim Dai melayangkan protes resmi, akhirnya peran Kang Ibing diganti oleh Ketua KPUD Jawa Barat, Setia Permana.
Selain itu, tim Dai berencana melakukan pengaduan tambahan. Diantaranya tentang tayangan Agum Gumelar di salah satu stasiun TV nasional. Dalam tayangan tersebut, Agum dinilai mencela kinerja Danny Setiawan sebagai Gubernur Jawa Barat. (twi/ema)











































