Penumpang Rela Bergelantungan di Mobil Blambir

Angkot di Bandung Mogok

Penumpang Rela Bergelantungan di Mobil Blambir

- detikNews
Rabu, 26 Mar 2008 09:44 WIB
Bandung - Tidak ada Angkot, mobil pemadam kebakaran atau biasa disebut blambir pun jadi primadona. Meski sudah bermake up dan berpenampilan necis, para penumpang perempuan maupun laki-laki yang terlantar di Cicaheum akhirnya nekat naik blambir. Hup, mereka pun naik dan bergelantungan di pijakan pinggir blambir.

Sekitar 500 hingga 600 penumpang bejibun di sepanjang Jalan Cicabe hingga Jalan Padasuka. Dengan wajah cemas, mereka terus melirik jam dan melihat jalan. Tiba-tiba datang dua unit mobil pemadam kebakaran. "Ayo naik, ayo naik jangan takut," ujar petugas pemadam kebakaran yang berada di atas blambir.

Para penumpang terlihat kebingungan dan tidak mengindahkan ajakan tersebut. Namun setelah beberapa kali diajak, satu dua orang penumpang terlantar itu akhirnya memberanikan diri untuk naik. Kemudian disusul oleh yang lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada sekitar 20 orang penumpang yang berdiri di pijakan pinggir blambir sambil tangan memegang besi. Beberapa penumpang perempuan pun akhirnya memberanikan diri untuk naik. Mereka ditempatkan di bagian sambungan antara kepala truk dengan bagian tangki yang memang khusus untuk penumpang. Sementara belasan penumpang laki-laki harus rela bergelantungan.

Menurut salah seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, Nurjaman (36), Diskar menurunkan empat unit blambir untuk membantu mengangkut penumpang yang terlantar akibat aksi mogok sopir angkot, Rabu (26/3/2008). Dari keempat unit kendaraan tersebut dua unitnya digunakan untuk rute Cicaheum-Dipatiukur, sedangkan dua unit lainnya digunakan untuk apel Dinas kebakaran di Lapangan Tegallega.

Menurut Nurjaman, diturunkannya bantuan angkutan dari Dinas Pemadam Kebakaran merupakan intruksi langsung dari kepala dinas. Untuk rit (satu kali angkut) pertama, ungkap Nurjaman, dengan rute Cicaheum-Dipatiukur.

(ema/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini