Rangka Besi Baligho Setinggi 5 Meter di Peringatan BLA Ambruk

Rangka Besi Baligho Setinggi 5 Meter di Peringatan BLA Ambruk

- detikNews
Senin, 24 Mar 2008 11:24 WIB
Bandung - Rangka besi baligho setinggi 5 meter dengan lebar 3 meter ambruk di sela-sela peringatan Bandung Lautan Api di Lapangan Tegallega, Senin (24/3/2008). Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun sempat membuat kepanikan para pengisi acara.

Sekitar pukul 10.15 WIB, saat laporan panitia tengah dibacakan, tiba-tiba terdengar suara brukk...dan disusul dengan jeritan beberapa orang. Rupanya baligho yang terpasang di sebuah rangka besi dengan tinggi 5 meter lebar 3 meter di belakang panggung ambruk. Kontan belasan kumpulan para penari pengisi acara yang dekat dengan posisi baligho menjerit.

Meski tidak mengganggu jalannya acara, ambruknya rangka besi tersebut sempat membuat panik. Dengan sigap, beberapa pasukan keamanan berpakaian loreng-loreng dari resimen Legiun Veteran RI langsung membereskan kerangka besi baligho.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut salah seorang petugas, ambruknya baligho berikut rangka besinya tersebut karena angin. "Balighonya tidak dipasangi lubang angin, sehingga ambruk," tuturnya.

Gong Integritas Bangsa.

Dalam acara peringatan Bandung Lautan Api ini, Walikota Dada Rosada bersama 31 elemen masyarakat mendeklarasikan integritas bangsa sekaligus untuk memperingati seabad kebangkitan nasional 1908-2008.

"Sebagai penerus cita-cita Bandung Lautan Api, kita harus memelihara jati diri martabat bangsa. Sebagai masyarakat Bandung, kami pun akan meningkatkan integritas, kedisiplinan dan siap bekerja sama," ujar Dada saat membacakan deklarasi.

Setelah itu, gong ukuran besar berwarna kuning dengan diameter 2 meter dipukul sebagai tanda deklarasi integiras bangsa diresmikan. Gong tersebut bertuliskan 'Deklarasi integritas bangsa' serta 'seabad kebangkitan nasional'. Tidak hanya itu, di sekeliling gong pun ada gambar simbol-simbol provinsi seluruh Indonesia.

Dalam acara ini selain dihadiri unsur aparat pemerintah, TNI Polri, pelaku sejarah, pelajar, juga terlihat Menristek Kusmayanto Kadiman.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini