Launching kompetisi desain ini bersamaan dengan digelarnya T'look: Merchandise Festival di halaman Gedung Sate, Jl. Diponegoro, Sabtu (22/3/2008). "T-look dibuat sebagai acara kompetisi desain dan merchandise berdasarkan permintaan World Cup 2010," tutur Festival Director Wawan Juanda kepada detikbandung di sela-sela acara.
Menurut Wawan, Bandung sendiri dipilih untuk merchandise World Cup karena menurut penelitian British Council, Bandung merupakan kota paling kreatif se-Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, sebanyak 48 peserta kategori profesional sudah beradu. Nantinya, seluruh peserta yang masuk dalam kompetisi ini akan diseleksi oleh quality control untuk dipresentasikan di depan para buyer Afrika Selatan, 26 April di Afrika Selatan.
Wawan mengungkapkan, even T'look sendiri merupakan even yang merepresentasikan merchandise dalam gaya hidup, fashion, musik dan lain-lain yang dikemas dalam pertunjukan teaterikal.Β Dalam acara ini ditampilkan 60 orang seniman yang terdiri dari 20 model, 20 penari, 10 teater dan 10Β percussionis.
Selain itu, acara yang digelar dari pkl. 09.00-17.00 WIB akan menyuguhkan ITB Student Orchestra, Ozenk Percusiion, Ganiati Peformance, Children Choire dan lain-lain. Puluhan stand merchandise, clothing, kuliner serta kampanye global warming juga turut mengisi acara ini.
(ema/lom)











































