Menurut Staf kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat saat ditemui detikbandung di Terminal Leuwipanjang, Jumat (21/3/2008), arus keberangkatan bus maupun jumlah penumpang dari Leuwipanjang ke arah barat atau Jakarta, pada Rabu dan Kamis mengalami kenaikan dibandingkan hari biasa.
Pada 19 Maret, jumlah bus yang beroperasi ada 522 unit dengan 629 rit. Jumlah penumpang pun mengalami lonjakan yang drastis, dari biasanya hanya 7 ribu penumpang menjadi 15.500 orang. Untuk bus Antar Kota dalam Provinsi (AKAP) sebanyak 224 bus dengan rit 244. Sementara bus Antar Kota dalam Provinsi (AKDP) sebanyak 298 bus dan 385 rit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk hari ini, kata dia, diprediksi jumlah penumpang sedikit menurun dibandingkan dua hari sebelunya. Sebab, masa liburan hanya menyisakan dua hari lagi. Asep menambahkan mayoritas tujuan para penumpang menuju Merak, Kalideres, dan Tanggerang.
Untuk arus balik, Asep memprediksi lonjakan penumpang maupun bus akan terjadi pada Minggu (23/3/2008). "Kami akan siapkan bus cadangan jika diperlukan. Bus cadangan ini akan dilengkapi surat izin insidental," tuturnya.
Asep mengimbau kepada para sopir untuk memeriksa semua kelengkapan surat-surat sebelum berangkat. Selain itu, untuk menjaga keselamatan penumpang, para sopir diminta untuk ngebut. Terlebih kini sedang musim penghujan.
"Kami pun mengimbau agar para penumpang tidak percaya saja ketika diberi minuman kemasan oleh orang yang tidak dikenal," pungkasnya. (ern/ern)










































