Satu jam sebelum meninggal, Maryani yang dirawat di Ruang 19 Bagian Neurologi sempat sarapan susu dengan alat bantu selang. Setelah membantu adiknya sarapan, Mulyadi keluar dari kamar.
"Saya hanya keluar sebentar untuk merokok," tutur Mulyadi pada detikbandung, Kamis (20/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang yang berada di kamar tersebut, seorang ibu yang menjaga pasien di sebelah Maryani menuturkan bahwa dirinya dan Mulyadi sempat membacakan ayat-ayat Al Quran pada saat kritis itu.
Jenazah kini sudah dibawa ke kamar jenazah. Mulyadi sendiri masih belum menentukan apakah jenazah adiknya akan dibawa ke Padang, Batam atau tetap di Bandung.
"Saya masih bingung dan belum bisa memutuskan," paparnya. (twi/twi)











































