Beberapa tuntutan yang diusung, yakni penurunan harga sembako, upah yang layak untuk buruh, tanah untuk rakyat, penolakan terhadap UU PMD No 25 Tahun 2007, menolak pengesahan RUU BHP. Mereka juga menuntut realisasi anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN, kenaikan subsidi untuk kesehatan serta persamaan hak perempuan di bidang politik dan kebudayaan.
Menurut Koordinator Lapangan Aksi, Levis, demo ini sekaligus memperingati momentum 5 tahun agresi militer Irak. "Bersamaan dengan momentum ini, kami ingin memotret kondisi terkini di masyarakat," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(twi/ern)











































