Kompleks sekolah yang terletak di Jl.Tugu Pahlawan, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Kabupaaten Bandung ini digunakan oleh tiga SD yakni SD Kondang I, II dan III.
Saat banjir sedang hebat-hebatnya pada Minggu (16/3/2008) lalu, dinding salah satu kelasnya jebol tergerus arus banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rukmana (49) seorang penjaga sekolah yang berada di lokasi saat kejadian, tembok jebol sekitar pukul 17.00 WIB.
"Pada Minggu itu terdengar suara, 'brak', tembok pun ambrol, Bangku, meja dan dua lemari yang tingginya sekitar 1,5 meter terbawa arus hingga 70 meter ke arah halaman sekolah," tuturnya.
"Suara gemuruhnya seperti tsunami dan air bergelombang datang dari berbagai arah," lanjut Rukmana yang sudah 32 tahun menjadi penjaga sekolah.
Di kompleks sekolah dasar ini ada 18 ruang belajar dan 2 ruang guru. Berdasar pantauan detikbandung, Selasa (18/3/2008), semua kelas tergenang lumpur dengan ketinggian sekitar 20 cm dari lantai kelas. Sementara lumpur di halaman sekolah mencapai 10 cm.
Sekitar 5 orang penjaga sekolah membersihkan lumpur dengan alat seadanya dari kelas. Bangku-bangku pun ditumpukkan setelah dibersihkan.
Sekolah pun sudah 2 hari libur. Guru-guru tidak ada yang masuk, demikian juga aparat pemda, pemkot atau kecamatan pun belum ada yang datang. (lom/lom)










































