Dalam tugasnya sehari-hari, dinas pemadam kebakaran memprioritaskan penyelamatan pada masyarakat. Tidak hanya menyelamatkan korban kebakaran, tetapi kasus penyelamatan lain.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung Prijo Soebandono usai apel besar memperingati lahirnya dinas pemadam kebakaran Kota Bandung di Gedung Sate, Jl.Diponegoro, Selasa (18/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prijo mencontohkan, kasus bunuh diri, kereta terguling dan lainnya adalah medan yang harus siap dihadapi dinas pemadam kebakaran. Untuk bantuan, masyarakat bisa menggunakan layanan nomor 113.
Prijo pun menambahkan, dinas pemadam kebakaran Kota Bandung saat ini baru memiliki 23 unit mobil pemadam kebakaran. Itu pun hanya 10 unit yang beroperasi sementara 13 dalam perbaikan. Masih menurut Prijo, paling tidak dibutuhkan 30 kendaraan untuk 30 kecamatan di Kota Bandung.
Personel yang bertugas dilapangan saat ini pun hanya ada 120 orang. Padahal idealnya tiap unit mobil pemadam kebakaran diperlukan 15 orang. Dari 120 personel yang ada pun, 60 di antaranya adalah tenaga lepas, honorer atau calon pegawai.
(lom/lom)











































