Pantauan detikbandung, Selasa Pagi (18/3/2008), di Jalan Jalan Raya Laswi Kondang, sejauh 1 km jalanan dipenuhi lumpur dengan ketebalan 40 centimeter. Sehingga menyebabkan arus kendaraan padat merayap karena ada genangan air dan lumpur.
Terlihat di pinggir-pinggir jalan, ada beberapa gundukan lumpur. "Sejak pagi pukul 06.00 WIB kami berusaha membersihkan lumpur dengan alat seadanya. Ada yang pake cangkul, sekop. Biar arus lalu lintas bisa lancar," ujar Jaja Subarja, warga RT 1 RW 10 Desa Majalaya Kecamatan Majalaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami minta agar pemerintah segera turun tangan untuk bantu membersihkan lumpur. Perhatian pemerintah tidak merata. Tidak ada alat berat untuk bantu kami bersihkan lumpur," ujar Jaja.
Hal senada diungkapkan warga lainnya Riki (31). Menurutnya pada April 2007, saat desanya diterjang banjir bandang, pemerintah daerah tidak banyak membantu. "Malah saat kami minta bantuan, disuruh bikin proposal untuk diajukan ke pabrik-pabrik di Majalaya. Makanya sekarang ini kami kapok minta bantuan," ujarnya.
(ern/lom)











































