Usung Paradigma Sakit, Pergi ke Dokter Saat Sakit

Usung Paradigma Sakit, Pergi ke Dokter Saat Sakit

- detikNews
Minggu, 16 Mar 2008 13:55 WIB
Bandung - Mayoritas masyarakat Indonesia ternyata masih mengusung paradigma sakit. Di mana masyarakat baru mengunjungi dokter ketika sakit melanda. Padahal, memelihara kesehatan wajib dilakukan dalam keadaan apapun.

"Sesuai dengan visi Indonesia sehat 2008, paradigma sakit yang pada umumnya berlaku di masyarakat harus digeser dengan paradigma sehat. Dengan paradigma sakit, biasanya orang saat sakit baru bingung. Padahal, sakit membutuhkan biaya besar dibandingkan pencegahan," tutur Ketua PDKI (Persatuan Dokter Keluarga Indonesia) Jawa Barat, Gunawan Basuki, dalam media brief Family Day AKSI (Aqua Untuk Keluarga Sehat dan Bugar), di GOR Saparua Bandung, Minggu (16/3/2008).

Menurut Gunawan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat itu perlu. Seringkali, ketika tubuh dalam kondisi sehat, masyarakat lupa untuk berperilaku sehat. "Ketika sakit, baru ingat untuk berperilaku sehat," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, lanjut Gunawan, ketika merasa sakit sekalipun, masyarakat kadang mengabaikan dan menyepelekan. Padahal, jika sudah dirasakan adanya kelainan di dalam tubuh harus segera dikonsultasikan. Gunawan mencontohkan pasien yang sering melakukan cuci darah. Menurutnya, kemungkinan proses cuci darah itu tidak akan terjadi jika sejak kondisi kesehatan tubuh sudah dideteksi sejak dini. "Konsultasikan kesehatan, jangan didiamkan," tandas Gunawan.

(ema/ern)


Berita Terkait