Hujan mengguyur Pangalengan sejak pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB, Sabtu (15/3/2008). Sekitar pukul 17.30 WIB, warga dikejutkan oleh suara gemuruh. Ternyata kebun bambu yang jaraknya sekitar 10 meter di atas rumah Tono (38) longsor dan menimbun rumah Tono.
Di tengah guyuran hujan deras, warga berusaha melakukan evakuasi pemilik rumah. Diketahui, Tono dan istrinya, Neni sedang berada di dalam rumah. Hanya berselang beberapa menit, Neni (32), ditemukan dengan setengah badan yang sudah tertimpa longsoran. Neni mengalami patah kaki kiri.
Dengan peralatan seadanya seperti cangkul, pencarian warga terus dilanjutkan. Timbunan longsor sekitar 3 meter menyulitkan warga untuk evakuasi. Akhirnya sekitar pukul 20.00 WIB, akhirnya warga menemukan Tono yang sudah tidak bernyawa. "Tono ditemukan di WC," ujar Ketua RW 10, Cucun melalui telepon, Minggu (16/3/2008).
Menurut Cucun di sekitar kebun bambu, ada sekitar 10 KK yang tinggal. Sementara jumlah KK di RW 10 ada 310 KK.
(ern/ern)











































