Gepeng yang biasanya mulai beroperasi pada sore hingga malam hari, bisa mengumpulkan uang minimal Rp 25.000/hari. Uang tersebut dikumpulkan untuk membayar kontrakan dan biaya hidup.
Ada juga kisah unik di balik kehidupan para gepeng. Mereka ternyata tidak semuanya melarat seperti yang dikira. Siti (57) salah seorang pengemis asal Bekasi menuturkan, beberapa rekannya justru hidup cukup lumayan. "Bahkan bisa punya handphone, selain bayar kontrakan sebulan sekali," ujarnya dalam perbincangan dengan detikbandung, Sabtu (15/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini siti hidup dan tidur di jalan sebagai gepeng. seperti gepeng yang lainnya, untuk urusan razia Siti sangat takut dan pasrah bila suatu saat harus dibuang lagi ke kota lain dan tidak kembali ke Bekasi. (lom/lom)











































