Sekolah Dihantam Longsor, Tiga Ruangan Rusak

Sekolah Dihantam Longsor, Tiga Ruangan Rusak

- detikNews
Jumat, 14 Mar 2008 12:23 WIB
Bandung - Tembok pembatas SMP SMA Kemah Indonesia, Jl Sadang Serang dihantam tanah longsor yang berasal dari dua rumah warga di atasnya, Selasa Sore, (11/3/2008). Tiga ruangan sekolah rusak akibat kejadian tersebut. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Saya dengar suara seperti tanah retak pada pukul 16.45 WIB pada hari Selasa. Terdengar di ruangan kepala sekolah seperti suara tanah yang menimpa seng," tutur pembantu Kepala Sekolah bidang kurikulum, Ahmad Gozali, Jumat (14/3/2008). Menurut ahmad, sebelumnya jarak antara tembok sekolah dan rumah warga sepanjang 1,5 meter.

Ahmad mengaku saat dirinya keluar ruangan, tanah longsor tersebut menghantam tembok pembatas sekolah. akibatnya, satu ruang kepala sekolah retak, satu ruang kelas tiga SMP dan satu ruang kelas dua SMP. Keseluruhan kelas yang ada di SMP ada enam kelas, dengan rusaknya dua kelas tersebut, maka tersisa empat kelas untuk kegiatan belajar mengajar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu, pihak sekolah terpaksa harus memadatkan ruang kelas satu. Tadinya berjumlah 30 orang per kelas menjadi 60 orang per kelas. "Kondisi ini cukup memprihatinkan," jelas Ahmad. Apalagi untuk kelas tiga dalam tahap intensifikasi menjelang UAN.

Dengan adanya kejadian tersebut, kegiatan belajar mengajar terhenti dari kemarin. "Baru kali ini sekolah aktif kembali," ungkap Ahmad.

Pada Kamis, (13/3/2008), kejadian ini sudah dilaporkan pihak sekolah kepada Kapolsek, RT, RW, dan Kelurahan. "Alhamdulilalh ada perhatian dari mereka," ukjar Ahmad.

Ahmad mengaku banyak murid yang takut dan stres karena khawatir kejadian longsor tersebut terulang. Untuk mengantisipasi, lanjut Ahmad, pihak sekolah meminta kepada warga agar lahan yang miring segera dibetulkan. "Sekarang kan musim hujan, kejadian ini takut terulang," ungkapnya.

Mengenai kerugian yang dialami sekolah akibat kejadian longsor tersebut Ahmad menuturkan kalau kerugian materi bisa dicari. Kerugian yang paling dirasakan adalah kerugian waktu belajar. Saat ini pihak sekolah masih melakukan perbaikan rusaknya tiga ruangan tersebut. Sebelum dihantam longsor, sekolah dalam tahap renovasi. (ema/ern)


Berita Terkait