Merasa Rugi, Pedagang Akan Berjualan Kembali

Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi

Merasa Rugi, Pedagang Akan Berjualan Kembali

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 13 Mar 2008 12:40 WIB
Bandung -

Setelah terhenti aktivitas pagi ini, tiga rumah potong hewan (RPH) akan kembali beroperasi Kamis malam (13/3/2008). Hal itu dilakukan karena aksi mogok dagang yang dilontarkan Apdasi dinilai merugikan.

Hal itu disampaikan puluhan pedagang sapi, bandar, dan tiiga pemilik RPH di hadapan Ketua Apdasi Jabar Dadang Iskandar di kantor Apdasi Jabar, Jl Kangkung Kidul No 20, Kamis (13/3/2008). Tiga RPH itu adalah RPH Cirangrang, Virgo, dan Regol.

"Apdasi tidak berhak menutup tempat pemotongan hewan. Pokoknya kita akan tetap beraktifitas. Nanti malam kami akan kembali beraktivitas," tandas salah seorang bandar daging dari RPH Virgo, Cece.

Menurut Yaya GM, bandar daging dari Cirangrang menyatakan aksi mogok jualan ini sangat merugikan. "Setiap hari saya potong 7 ekor sapi di RPH. Hari ini tidak ada yang dipotong. Harga per ekornya Rp 9 juta. Nah silahkan hitung sendiri kerugiannya," ujar Yaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal itu, Ketua Asosiasi Pedagang Sapi Indonesia (Apdasi) Jabar Dadang Iskandar menyatakan pihaknya tidak bisa memaksakan agar para pedagang untuk mogok jualan lagi.

"Silahkan, kami tidak memaksa. Tapi yang datang kemari sekarang ini adalah mereka yang tidak ikut rapat. Kami tidak akan memaksa, hanya minta solidaritas mereka," ujar Dadang.

Menurutnya aksi mogok jualan ini sebagai upaya untuk menstabilkan harga di tingkat konsumen dan penyesuaian harga di tingkat pedagang. "Keputusan ini sudah merupakan kesepakatan bersama kok antara pedagang dan bandar," jelasnya.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads