Pemalsuan Surat Suara Diharapkan Nol Persen

Pilkada Jabar

Pemalsuan Surat Suara Diharapkan Nol Persen

- detikNews
Rabu, 12 Mar 2008 18:26 WIB
Bandung - Pesta demokrasi Jawa Barat pada 13 April nanti akan menggunakan surat suara berkualitas tinggi. Tidak heran jika Sekretaris KPUD Jawa Barat, Deddy S Warmana berharap tingkat pemalsuan surat suara nol persen.

Jenis surat suara kali ini, ungkap Deddy, lebih bagus dan lebih baik pengamanannya daripada surat suara yang digunakan pada pemilu legislatif dan presiden. Surat suara dilengkapi dengan lima pengaman, antara lain security paper, ultra violet, dua jenis kertas film (sejenis kertas khusus-red) serta microtext yang hanya bisa dilihat dengan kaca pembesar.

"Surat suara ini sudah digunakan pada pemilihan Walikota Bekasi," tutur Deddy saat ditemui di Kantor KPU Jawa Barat, Jalan Garut, Rabu (12/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses pencetakan surat suara akan dimulai akhir minggu ini. Surat suara akan dicetak 2,5 persen lebih banyak dari jumlah DPT. Sementara untuk item yang lain, dilebihkan sebanyak 5 persen kecuali kartu pemilih yang jumlahnya harus sesuai dengan DPT.

Pemenang tender untuk surat suara baru diumumkan hari ini, Rabu (12/3/2008) bersamaan dengan pemenang tender tinta. Pemenang tender 8 item lainnya tinggal menunggu surat perintah kerja. Kontraknya sendiri sudah ditandatangani pada Selasa (11/3/2208). Dalam kontrak tersebut ditentukan bahwa waktu pengerjaannya dilakukan selama 25 hari.

"Untuk tinta dan surat suara, kontraknya menyusul karena baru kami umumkan pemenang tendernya dan akan memasuki masa sanggah 5 hari," jelas Deddy.

Pemenang tender tinta dan surat suara adalah PT Taman Aksara Jaya dan PT Intimas Wisesa. Masing-masing bernilai Rp 406.524.162 untuk surat suara dan Rp 2.144.666.700 untuk tender tinta.
(twi/ema)


Berita Terkait