Rubuhnya atap kelas di kompleks SD Babakan Surabaya Utara, Bandung, Selasa (11/3/2008), menjadi contoh kasus. Sekolah yang dibangun pada 1977 ini sudah membutuhkan rehabilitasi secara menyeluruh, namun BOS yang diharapkan tak mampu memenuhinya.
"Sebenarnya dengan adanya dana Bantuan Operasional Sekolah, kita malah susah karena tidak bisa meminta sumbangan kepada orang tua. Seperti kondisi sekarang ini, kita terpaksa menunggu bantuan pemerintah yang entah kapan turunnya," ujar Ketua Komite Sekolah Kompleks SD Babakan Surabaya Utara Kurnia Solihat (38).
Atap kelas yang rubuh sebenarnya baru enam bulan lalu direhab. Namun ternyata oleh pemborong yang ditunjuk langsung oleh diknas, hanya diganti gentengnya saja. Sementara kuda-kuda atapnya tidak diganti.
"Dengan kondisi seperti ini, mau tidak mau pemerintah harus secepatnya turun tangan. Kita tidak bisa membiarkan murid-murid tidak bisa belajar normal," tambah Solihat. (lom/lom)











































