Dikosongkan Hari Ini, Pedagang Tetap Berjualan

Dikosongkan Hari Ini, Pedagang Tetap Berjualan

- detikNews
Senin, 10 Mar 2008 11:05 WIB
Bandung - Rencananya TPPS pasar Cicadas akan dikosongkan hari ini. Masih nampak aktifitas jual beli walaupun hanya setengah dari kapasitas TPPS (Tempat Penampungan Pedagang Sementara) yang terlihat.

Perihal akan dikosongkannya TPPS tersebut, PD Pasar sudah memberikan surat edaran kepada pedagang pada tanggal tanggal 6 Maret 2008. Dalam surat itu diinformasikan pada tanggal 10 Maret, petugas Satpol PP akan mengosongkan TPPS ini.

"Saya tidak dapat tapi saya tahu karena diedarkan sore jam 15.00 WIB sedangkan pedagang paling lama berdagang disini sampai jam 15.00 WIB. Kalau diedarkan jam segitu banyak yang tidak tahu," kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Cicadas Baru (P3CB) Ade Sudarman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tahu kalau akan ada pengosongan. Tapi tidak tahu jam berapa. Dan sebagian pedagang masih ada yang tidak tahu akan rencana pengosongan tersebut," kata  Willy (52 tahun), seorang pedagang telor, Senin (10/3/2008).

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang yang lain. "Belum tahu tapi ada edaran tentang pengosongan pasar. Tidak tahu nih, masih simpang siur. Kalau benar ditutup saya akan pindah ke pasar yang lama. Tapi harus kompakan biar tidak diusir lagi," kata Erwin pedagang makanan kecil, yang saat ini masih jualan.

Para pedagang mengaku penurunan omzet yang signifikan setelah dipindahkan ke TPPS. "Biasanya juga sepi dan omset menurun 30 persen semenjak pindah ke TPPS. Kalau dipasar sebelumnya kan dipinggir jalan dan terbuka. Disini becek dan masuk ke dalam," Ujar Willy.

Pedagang juga bingung ketika harus pindah dari TPPS karena ongkos harga sewanya tidak terjangkau. Pasar Cicadas lama yang berada di Jalan Ibrahim Adjie kini sudah berdiri bangunan mall yang belum beroperasi. Mall itu bernama Bandung Trade Mall. Ratusan pedagang lama dijanjikan akan ditampung di BTM. Namun, karena lokasinya yang berada di basement, para pedagang menolaknya. Terlebih harga kios yang ditawarkan per meter pun sangat mahal.

"Kalau pun benar dipindahkan saya tidak tahu akan gimana," tutur Willy. (afz/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini