Hal ini mengemuka dalam Festival Pesantren Jawa Barat 2008 yang diselenggarakan di kampus Universitas Islam Nusantara, Jalan Soekarno Hatta 530, Sabtu (8/3/2008). Ketua Panitia Festival Pesantren Jawa Barat 2008, Tatang Hermawan menuturkan bahwa dengan adanya pondok pesantren bisa menjadi basis perekonomian umat.
"Salah satu bentuk nyata pembangunan perekonomiannya ya melalui produk-produk hasil karya pesantren," ungkap Tatang.
Kegiatan festival ini sendiri selain untuk memperkenalkan pesantren sebagai contoh untuk pendidikan utama indonesia yang ideal, juga untuk memperkenalkan karya-karya tersebut. Sistem perekonomian yang digunakan di pesantren saat ini, lanjut Tatang, merupakan sistem yang beriringan dengan islam yakni sistem ekonomi syariah.
Seiring dengan perkembangan pesantren, masyarakat pun mulai memberikan perhatian lebih pada pesantren. Terlihat dari pengunjung festival yang diselenggarakan oleh Koperasi Wirausaha Nasional Jawa Barat dan Uninus ini yang mencapai ratusan orang. (twi/twi)











































