Demo Warnai Hari Nyepi

Demo Warnai Hari Nyepi

- detikNews
Jumat, 07 Mar 2008 10:59 WIB
Bandung - Sementara umat Hindu memperingati hari Nyepi dengan berdiam di dalam rumah, sebanyak 70 orang melakukan aksi demo di depan Gedung Sate. Aksi ini dilakukan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bandung dan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) sebagai bentuk keprihatinan terhadap tragedi yang terjadi di Palestina.

Menurut mereka tragedi yang terjadi tanggal 1 Maret lalu merupakan bentuk kebiadaban Israel terhadap Palestina.

"Penjajahan Israel terhadap Palestina makin merajalela, namun perhatian dunia terhadap hal ini sama sekali tidak ada. Kami mengecam pembantaian yang dilakukan Israel terhadap Palestina," ujar Koordinator Aksi, Ngatifudin Firdaus di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro, Jumat (7/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka mencoba untuk masuk ke Gedung Sate, namun dijaga oleh sekitar 30 polisi yang membentuk barisan rapat. Sebelumnya massa sempat mendorong-dorong pagar, namun tidak berlangsung lama karena polisi segera membentuk barikade di depan gerbang.Β  Gagal menerobos Gedung Sate, akhirnya kelompok ini meninggalkan lokasi.

Ngatifudin mengemukakan bahwa mereka serius dengan aksi ini. Mereka menuntut dunia internasional, terutama dewan keamanan PBB, memberikan sanksi kepada Israel atas penjajahan dan pelanggaran HAM.

"Kami juga menuntut sikap tegas dari pemerintah Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina, Indonesia merupakan negara dengan umat muslim terbesar," ungkap Ngatifudin.

Setelah gagal menembus Gedung Sate, rombongan ini menuju BIP yang menurut mereka merupakan tempat yang melambangkan kapitalisme. Kemudian dari BIP, rencananya mereka akan menuju Mesjid Ukuwah di Balai Kota.
(twi/twi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads