Demikian diungkapkan oleh Lelly Resna, Ketua Komite Medik Rumah Sakit Jiwa Bandung, kepada detikbandung, di kantornya, Jl LRE Martadinata, Selasa (4/3/2008).
"Keterbukaan akan menurunkan resiko gangguan kesehatan jiwa. Dengan berbagi cerita atau curhat akan melepaskan emosi. Tapi sebaiknya curhat dilakukan dengan orang yang mampu berbagi dan memberikan solusi," kata Lelly.
Memendam emosi pun, lanjutnya, bisa menimbulkan depresi. Karena jika emosi dipendam pasti akan mencari solusi yang lain. Contohnya ketika emosi dipendam sesorang bisa melukai dirinya sendiri.
Pencegahan gangguan jiwa lainnya, kata dia, keluarga yang harmoni, saling menghormati, mendukung dan tidak saling mencerca satu sama lainnya. "Obat yang paling mujarab mengobati stres adalah ikhlas menerima apa adanya," tuturnya.
(afz/ern)











































