Penangkapan Gepeng di mulai dari Jl Asia Afrika, Braga, Pasteur, Cipaganti, Merdeka, lalu ke Jl Aceh. "Untuk tahap awal, mereka akan kami bawa dulu ke Cipamokolan, baru ditempatkan Cisarua Lembang untuk dididik selama enam bulan," ujar Danang Iriana, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Selasa (4/3/2008).
Pada saat penangkapan, sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas Satpol PP dan para Gepeng. Bagi Gepeng laki-laki yang usianya masih relatif muda, mereka berhasil melarikan diri. Namun nasib sial bagi ibu dan anak-anak, mereka berhasil tertangkap. Banyak di antaranya yang menangis dan menolak dibawa.
Akhirnya berhasil terjaring 25 Gepeng yang diangkut menggunakan truk kecil. "Ini adalah razia ke enam kali, dalam dua bulan terakhir," ujar Nanang.
Untuk razia sebelumnya, kata Nanang, penanganan Gepeng baru sebatas pengusiran dan penghalauan agar Gepeng tidak di pinggir jalan, khususnya di tujuh titik. Namun karena tidak juga kapok, akhirnya Gepeng ditangkap.
"Sampai bulan Maret ini , ada 15 keluarga Gepeng yang dikirim ke Cisarua. Berdasarkan pengalaman 2007, 75 persen dari yang dikirim ke Cisarua berhasil hidup mandiri karena diberi alat dan bahan untuk wirausaha atau bertani," tuturnya.
(ern/lom)











































