Sekretaris RS Jiwa Bandung Endang Djajuli saat ditemui detikbandung di kantornya, Jl LRE Martadinata, Selasa (4/3/2008), mengatakan jumlah pasien rawat inap setiap bulannya mencapai seribu orang. Sementara kapasitas RS sendiri hanya 100 orang.
"Sering kami menolak pasien rawat inap karena sudah penuh. Tapi rata-rata pasien yang dirawat di sini 2 hingga 4 hari. Paling lama 1,5 bulan. Setelah itu mereka rawat jalan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan jumlah penderita ganguan jiwa tersebut, kata dia, dipengaruhi oleh tekanan ekonomi yang meghimpit, sehingga membuat seseorang mudah stres. Selain itu, kata dia, juga kesadaran masyarakat untuk berobat makin meningkat.
"Masyarakat kini lebih peduli terhadap kesehatan jiwanya, sehingga mau datang ke rumah sakit jiwa," ujarnya.
(ern/lom)










































