Penurunan tarif ini berlaku setiap hari dan setiap jam keberangkatan. Namun untuk sementara hanya dari Bandung menuju Jakarta. Sementara sebaliknya, tarif kereta masih yang lama.
"Kami masih berkoordinasi dengan Daop Jakarta. Kita akan evaluasi tarif baru ini dalam dua minggu ke depan," ujar Kepala PT KA Daop II Bandung, Saiful Echwan, di Stasiun KA Bandung, Jl Stasiun Barat, Senin (3/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Saiful, penyesuaian tarif ini untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Disamping itu juga, untuk meraih okupansi kereta api di masa jayanya.
"Dulu okupansi bisa sampai 75 persen. Kondisi sekarang hanya 30 persen hingga 35 persen setiap kali pemberangkatan," ungkap Saiful.
Setiap harinya, ada 10 kali pemberangkatan KA Parahyangan dengan 292 seat bisnis dan eksekutif. Sementara untuk Argo Gede ada 12 kali pemberangkatan. Setiap kali pemberangkatan, maksimal kursi yang terisi hanya 35 persen.
"Penurunan tarif ini tidak berarti membuat pelayanan kita juga berkurang. Kita memberikan layanan terbaik bagi penumpang," tandasnya. (ern/lom)










































