"Sekolah gratis tidak semudah yang diucapkan. Banyak faktor yang berkaitan dengannya terutama anggaran, walaupun alokasi anggaran pendidikan naik dalam APBN," ujarnya dalam acara perayaan ulang tahunnya yang ke 57 di Kelapa Lagoon, Jalan Sumatra, Sabtu (1/3/2008).
Beberapa faktor lain yang juga menurutnya menjadi kendala yaitu, birokrasi pemerintahan yang kini sudah menganut sistem otonom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait masalah anggaran, dia mengemukakan dari kondisi APBD yang sekarang belum mendukung untuk pendidikan gratis.
"Dengan APBD Jabar Rp 5 triliun untuk 26 kota dan kabupaten, itu tampaknya belum bisa untuk pendidikan gratis," ungkap Iwan.
Menurutnya, impian pendidikan gratis mungkin baru bisa tercapai 10 tahun lagi. Sementara untuk sekarang, ungkap Iwan, yang masih terjangkau adalah pendidikan murah. "Pendidikan murah bisa mencakup SPP yang tidak mahal, subsidi buku pelajaran," jelasnya. (twi/lom)











































